kiat betah merantau

Dibandingkan dengan adik-adik saya, hanya saya sendiri yang kuliahnya di kota kami, sementara adik-adik saya justru merantau ke provinsi lain.  Tapi bukan berarti saya tidak ada niat merantau, saya masih memelihara niat untuk menjadi orang besar di perantauan. Nah, barangkali sebagian besar perantau memiliki mimpi yang sama. Oleh karena itu, saya ingin berbagi kiat betah merantau, terutama bagi kamu yang hari ini tengah rindu kampung halaman.

Sebenarnya, meskipun kuliah di kota provinsi kami, saya juga merantau. Ya, walaupun tidak jauh, yang jelas saya sudah pindah dari kabupaten dan merantau untuk kuliah ke kota. Apakah itu bisa disebut sebagai merantau?

Apapun itu, saya tidak ingin menghabiskan waktu pembaca, berikut beberapa kiat agar betah di rantau yang agaknya bisa membantumu yang sedang berjuang dan jauh dari keluarga.

Kiat Betah Merantau, Aman dan Nyaman di Negeri Orang

Pasang niat yang lurus

Segala kegiatan itu tergantung dengan niat, betul? Sebelum membahas kiat betah merantau yang lainnya rasanya kurang afdol kalau niat tidak diletakkan pada poin pertama. Ketika di tanah rantau, niat yang benar itu sangat menentukan. Kenapa demikian? Itu karena di tanah rantau banyak godaan. Banyak hal yang bisa mengalihkan tujuan kita dalam merantau, dan itu juga bisa menghambat kita mendapatkan kesuksesan.

Pelajari dan sesuaikan diri dengan budaya sekitar

Hal yang tidak kalah penting ketika berada di negeri orang adalah menyesuaikan diri kita dengan budaya setempat. Ini penting karena setiap daerah punya budaya masing-masing, bahasa lainnya kearifan lokal yang harus dihormati. Kamu bisa mempelajari budaya ini dan beradaptasi dengannya. Ambil lah hal-hal yang menurutmu baik dan hindari hal yang menurutmu jelek. Karena bagaimanapun tidak semua budaya bisa membantu kita dalam mencapai tujuan atau kesuksesan.

Cari teman baru dan aktif bersosialisasi

Ketika merantau, teman di kampung kita tinggalkan. Di tanah rantau kita masih lah orang baru, tapi jangan berdiam diri tanpa bersosialisasi. Carilah teman-teman baru di tempatmu merantau itu. Pastikan kamu mencari teman-teman yang baik, yang ada baik di saat suka maupun duka. Sebab teman yang baik akan mau membantumu untuk mencapai kesuksesan yang kamu impikan. Oh ya, jika ada organisasi atau komunitas yang sekiranya baik, jangan lupa ikuti. Terutama ikatan daerah yang ada di tempatmu merantau. Itu adalah tempat di mana kamu bisa menemukan teman sesama perantau lainnya.

Cari tahu apakah ada keluarga dekat atau jauh di perantauan itu

Kiat atau tips betah di tanah rantau lainnya adalah dengan mencari informasi apakah kamu memiliki keluarga di tempat itu. Tanyalah pada keluargamu, tidak harus keluarga dekat, selagi masih ada hubungan kamu bisa menjalin kembali tali silaturahmi. Selain itu, jika kamu pandai, keluarga di perantauan itu bisa menjadi sangat dekat dan mau membantumu selagi jauh dari sanak saudara.

Cari orang tua angkat juga baik dilakukan

Salah satu nasehat yang biasa diberikan kepada seseorang yang akan merantau, terutama anak muda, adalah mencari orang tua angkat di perantauan. Orang tua angkat memang bukan keluarga kita yang sebenarnya, tapi jika kita pandai mendekatkan diri dengan mereka, mereka akan menjadi keluarga yang bisa menjaga kita.

Tekan gengsimu terutama agar dapat berhemat

Kebanyakan perantau kesusahan hidup di negeri orang karena menjalani gaya hidup yang salah. Mereka terbawa gengsi masyarakat perkotaan. Akhirnya uang yang berhasil dikumpulkan habis tiada guna. Ketika kamu menjadi seorang perantau, tekanlah gengsimu. Seseorang tidak dihargai karena gaya hidupnya yang glamor dan suka melakukan sesuatu yang tiada manfaatnya baginya.

Jalin komunikasi yang intensif dengan keluarga di kampung, jangan lupa minta doa

Kiat betah merantau lainnya adalah tetap menjalin komunikasi dengan keluarga. Tidak hanya dirimu, keluargamu juga menahan rindu. Keluargamu bahkan segan untuk mulai menghubungi karena takut mengganggu kesibukanmu. Oleh karena itu, hendaklah kamu yang mulai menghubungi orang tua dan keluarga besarmu duluan. Sempatkanlah meminta doa ketika kamu berkomunikasi dengan mereka.

Berkontribusi di lingkungan tempat kamu tinggal

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Setidaknya begitulah kata pepatah. Artinya, kamu perlu berkontribusi dan memberikan manfaat di manapun kamu berada. Berkontribusi di lingkungan kamu tinggal dapat membuat warga sekitar menyadari keberadaanmu dan segan terhadapmu. Kontribusi ini banyak, seperti mengajar mengaji, ikut gotong-royong dan sebagainya.

Temukan ide sebagai usaha tambahan

Sedapat mungkin usahakan untuk mencari ide usaha tambahan. Jika kamu adalah mahasiswa perantau, carilah usaha sampingan bagi mahasiswa yang bisa menambah isi kantongmu. Ini akan bermanfaat, untuk mengantisipasi kiriman atau beasiswa yang datang telat. Jika kamu adalah pekerja, kamu juga bisa mencari usaha sampingan yang bisa menambah uang tabunganmu.

Baca juga : 7 Tips Agar Tidak Grogi Tampil di Depan Umum

Perbanyaklah sabar dan jadilah pribadi yang bersahaja

Kiat betah merantau terakhir adalah memperbanyak sabar. Merantau itu bukan pekerjaan yang mudah. Banyak orang yang awalnya merantau tapi kemudian balik ke kampungnya lagi karena merasa tidak betah dan tidak mampu bersabar. Ingatlah bahwa perginya kamu ke tanah rantau bukan untuk bersenang-senang, melainkan untuk menggapai mimpi dan memperoleh penghidupan yang lebih layak. Selain itu, jadilah pribadi yang bersahaja, sebab dengan begitu kamu bisa sabar dengan segala kesulitanmu.

Nah, 10 kiat betah merantau tadi nyatanya hanyalah sebagian dari kiat atau tips yang bisa kamu lakukan. Dunia rantau itu tidak sesederhana apa yang bisa saya tuliskan, tapi paling tidak beberapa tips agar betah di rantau di atas bisa kamu aplikasikan. Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat. Dan, semoga kamu bisa mendapatkan apa yang kamu cita-citakan.[]

error: Content is protected !!