alasan masuk ipa

Lain padang lain ilalang, lain lubuk lain ikannya. Halo pembaca Eduisi, saya teringat bahwa dulu saya mesti memikirkan alasan masuk IPA saat duduk di kelas X–karena waktu itu pemilihan jurusannya pas naik kelas XI, tapi sekarang sudah dari awal masuk ya? Dunia memang cepat berubah ya. Tapi bagaimana pun alasan memilih jurusan IPA tidak akan pernah berubah.
Serius? Iya, butuh berapa rius agar bisa meyakinkanmu?

Saya mencoba menebak, kamu yang mampir ke blog ini agaknya lagi galau ya? Mau masuk IPA atau IPS saat di SMA nanti. Apalagi jika orang tuamu memberikanmu kebebasan untuk memilih masuk jurusan mana. Tenang saja, setelah ini saya akan membantumu menemukan alasan masuk ke jurusan IPA di SMA. Setelah itu kamu bisa menimbang kembali apakah kamu akan mengambilnya atau tidak.

Alasan Masuk Jurusan IPA

Jurusan IPA adalah salah satu jurusan yang tersedia di Sekolah Menangah Atas (SMA). Konon katanya jurusan ini diisi oleh orang-orang yang kutu buku! Ah tidak, becanda kok. Hanya saja memang kebanyakan pelajaran IPA itu sulit, seperti pelajaran fisika misalnya. Oh ya, tentang kenapa fisika ini sulit sudah pernah di bahas di artikel sebelumnya lho. Kamu bisa baca melalui tautan di bawah.

Baca yuk : Kenapa Fisika Sulit? 7 Penyebab Ini Paling Mungkin Terjadi

Tapi jangan sampai pelajaran yang sulit membendung inginmu untuk memilih jurusan IPA. Berikut beberapa alasan masuk jurusan IPA yang bisa menghalau kegalauanmu.

Biar mudah mengambil jurusan pas kuliah nanti

Salah satu alasan terbaik dalam mengambil jurusan IPA adalah ketika kamu sudah punya rencana jurusan kuliah kamu nanti. Ketika kamu mengambil jurusan IPA di sekolah, kamu akan belajar matematika dengan lebih baik. Matematika ini selalu diujikan baik di ujian jalur IPA, IPS maupun gabungan saat seleksi masuk perguruan tinggi. Anak IPA biasanya lebih gampang masuk ke jurusan IPS ketika di perkuliahan. Oleh karena itu, ambil lah jurusan IPA jika kamu ingin mengambil jurusan tertentu saat kuliah, seperti kedokteran, teknik dan sebagainya.

Kamu memiliki kemampuan matematis dan analisis yang baik

Ambil lah jurusan IPA jika rasanya kamu punya kemampuan matematis dan analisis yang baik. Kenapa demikian? Karena jurusan IPA menuntut kecerdasan logika yang baik agar dapat menyelesaikan pelajaran dengan baik. Umumnya pelajaran-pelajaran IPA adalah pelajaran yang membutuhkan fokus yang tinggi dan kemampuan berhitung yang tangkas. Kalau kamu susah dalam berhitung jangan ambil IPA, nanti kamu bisa stres.

Lebih suka berkutat dengan mesin atau teknologi

Alasan masuk jurusan IPA yang bisa memperkuat keputusanmu lainnya adalah jika kamu punya kecendrungan suka kepada hal seperti mesin, teknologi atau segala hal yang berkaitan dengan sains. Cara mudah untuk mengetahuinya adalah dengan mengingat mimpi atau cita-citamu. Misalnya jika kamu pengen jadi dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Kamu pengen jadi insiyur teknik, pertanian dan lainnya. Sudah barang tentu kamu harus ambil jurusan IPA bukan?
Kalau ambil IPS? Impianmu bakal jadi jauh!

Karena keinginan hatimu begitu, bukan paksaan orang lain

Banyak pelajar yang memutuskan memilih jurusan IPA karena paksaan dari orang tuanya. Jika kamu menemukan kasus yang sama, sebelum terlambat, berilah pengertian kepada orang tuamu bahwa yang kamu inginkan tidak begitu.

Seorang junior saya di SMA dulu awalnya terpilih untuk masuk ke jurusan IPA, namun akhirnya dia minta pindah ke jurusan IPS. Itu karena keinginan hatinya begitu, akhirnya dia menjadi siswa yang bersinar di jurusan IPS.

Oleh karena itu pilihlah jurusan karena keinginan sendiri, dari hati sendiri, bukan dari hati orang lain. Bukan karena tuntutan atau paksaan orang lain. Wong, yang bakal jalani kamu. Kenapa mesti nurutin orang lain? Yang penting bisa mengkomunikasikannya dengan baik dengan orang-orang yang ada di sekitar kamu.

Baca juga : Ini Lho Jembatan Keledai Tabel Periodik Unsur Kimia 8 Golongan

Alasan memilih IPA yang tidak tepat

Selain alasan-alasan di atas, nyatanya ada alasan lain mengapa seseorang mengambil jurusan IPA lho, Sob. Alasan-alasan ini saya katakan tidak tepat dan sebaiknya dihindari. Pertama, karena dituntut oleh orang tua mengambil jurusan IPA. Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, kamu bisa menjelaskan pada orang tuamu jika kamu tidak mau, namun jika memang IPA adalah pilihanmu maka ambil lah.

Kedua, ada juga orang yang alasan masuk IPA-nya karena ikut-ikutan dengan teman, ini gak banget. Jangan sampai kamu mengambil IPA karena ikutan teman lho ya. Pasalnya tidak selamanya temanmu itu dapat membantumu, dan dalam ujian tidak boleh saling membantu, bukan?

Ketiga, terakhir nih, alasan memilih jurusan IPA yang gak banget adalah agar terlihat keren dan jenius. Entahlah ya, entah sejak kapan anggapan kalau IPA itu jurusan bergengsi ada. Ada juga yang punya alasan masuk jurusan IPA karena mikir IPA buat anak pintar. Itu benar-benar salah kaprah! Memangnya kepintaran itu cuma pintar matematis doang? Masih banyak kepintaran/kecerdasan lainnya, seperti kecerdesan interpersonal yang banyak dimiliki anak IPS. Kecerdasan musikal dan lainnya.

Kesudahannya, baik jurusan IPA atau jurusan lainnya sama-sama baik. Yang menjadi perhatian adalah apakah jurusan tersebut cocok dengan kita atau tidak. Tadi kita sudah membahas berbagai alasan masuk IPA yang mudah-mudahan bisa mengurangi kegalauanmu. Namun apapun hasil keputusanmu, jangan lupa mendiskusikannya dengan keluarga ya. Semoga sukses.